Enak juga kadang dalam satu jam bisa bikin tiga tulisan pendek. Tiga tulisan itu dibuat dalam waktu kurang dari satu jam. Mungkin lebih tepatnya kurang dari 45 menit. Cuma yah itu, model tulisan yang dibuat gaya karangan bebas gitu. Apa yang ada dalam pikiran langsung ditulis ke dalam bentuk ketikan teks dalam komputer.

Wajar saja dalam satu jam itu bisa bikin banyak kata-kata, tergantung kecepatan tangan mengetik di papan ketik atau keyboard. Kecepatan tangan mengetik di papan ketik bisa disebut sebagai WPM, singkatan dari Word Per Minute. Itu satuan kecepatan saat orang mengetik di papan ketik atau mungkin ada juga yang memakai satuan kecepatan ini dalam bentuk lamanya membaca sebuah artikel atau tulisan bebas.

Ada Prolog Juga Toh

Iya dong, biar enakan dikit pakai prolog dulu lah. Prolog sendiri adalah makna kata yang hampir sama dari kata pendahuluan atau perkenalan. Istilah lain bisa juga dengan mukadimah atau sekapur sirih. Kata-kata standar yang banyak dipakai adalah “Tak Kenal Maka Tak Sayang” dipakai sebagai fungsi prolog.

Walau tak kenal dipaksain saja disayang-sayangin. Dalam konteks dunia dan abad 21 ini, kalau tak kenal itu karena tak kenal dalam bentuk fisik. Sekarang orang seolah-olah mengenal kalau sudah berteman di media sosial atau di dunia maya. Padahal dalam sebuah perkenalan atau prolog itu, akan lebih baik bisa berkenalan dan bertatap wajah secara langsung dan terlihat secara fisik.

Prolog: Enaknya Bikin Tiga Tulisan Dalam Satu Jam Ilustrasi

Prolog: Enaknya Bikin Tiga Tulisan Dalam Satu Jam Ilustrasi

Ahay, dalam prolog kali ini cepat juga ya mengentiknya. Tadi mulainya dalam waktu 18:57 sekarang sudah berlalu sekitar lima menit dan hasil tulisan sudah mencapai dua ratus kata. Artinya kalau lima menit dibagi 200 kata, berarti kecepatan mengetik dan ditambah kecepatan curhat tanpa jeda waktu memikir menjadi 150 menit per 100 kata atau dua setengah menit.

Namanya Juga Prolog Tidak Perlu Lama-Lama Dalam Tulisan

Iya, kalau dalam pendahuluan lama-lama, nanti malah lupa apa isinya. Mirip dalam acara yang diadakan di masyarakat, kadang sambutan acaranya banyak sekali. Lupa kalau yang penting adalah isi acara itu. Malah yang memberi sambutannya cukup banyak sampai penonton dan pendengar bosan sendiri.

Setelah dilihat, ternyata tiga ratus kata itu bisa ditulis dalam waktu 10 menit. Itu dengan tingkat kesalahan yang kadang diperbaiki langsung atau melalui proses penyuntingan dulu. Artinya tiga tulisan bisa selesai dalam waktu 30 menit dengan jumlah kata hampir 1.000 kata lebih. Itu kalau prolog tulisannya tidak pakai mikir dulu, kalau pakai mikir, 1.500 kata baru bisa selesai dalam waktu 1 hari.