Peluang Usaha Ternak Kelinci – Kelinci ! Hewan mamalia pemakan tumbuhan (herbivora) ini begitu familiar untuk manusia. Hewan ini tidak jarang dijadikan sebagai fauna peliharaan. Tampilan jasmani dari fauna ini disebutkan lucu dan imut oleh masyarakat menjadi salah satu dalil untuk memelihara fauna ini. Memelihara atau membudidayakan fauna ini pun dapat menyebabkan keuntungan untuk pemelihara atau orang yang membudidayakannya.

Kelinci menurut keterangan dari peruntukannya dipecah menjadi dua yakni kelinci hias dan kelinci pedaging. Kelinci hias dipelihara guna tujuan kesukaan dari pemilikinya misal dari kelinci hias salah satunya ialah kelinci anggora (angora). Sedangkan guna kelinci pedaging dipelihara atau di budi-dayakan untuk dipungut dagingnya sebagai konsumsi, di antara kelinci pedaging yakni kelinci pedaging dari australia yang sengaja di kembangkan guna kepentingan konsumsi dagingnya.

Usaha Ternak Kelinci

Usaha Ternak Kelinci

Konsumsi daging kelinci telah terjadi semenjak zaman dahulu kala. Herbivora kecil ini tadinya hidup secara bebas di alam liar, karena fauna ini gampang untuk dipelihara dan menyebabkan manfaat untuk manusia membuatnya di budidayakan oleh manusia. Daging Kelinci bisa menjadi salah satu pilihan konsumsi protein dimasyarakat di samping dari daging sapi, kambing, kerbau, ayam, bebek atau yang lainnya. Mamalia yang imut ini pun dikenal sebagai di antara herbivora yang mempunyai daging dengan rasa yang lezat, dengan kandungan gizi yang pun bermanfaat untuk manusia. Untuk umat islam megkonsumsi daging kelinci pun halal hukumnya, urusan ini telah diputuskan oleh MUI sebagai pihak yang berwenang dalam penetapan hukum untuk umat islam di Indonesia pada tanggal 12 Maret 1983.

Dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat insan berinovasi menciptakan sesuatu yang baru, evolusi ini pun terjadi pada makanan yang dikonsumsi oleh manusia. Dengan adanya urusan tersebut, daging kelinci pun dapat diubah menjadi makanan jenis baru laksana sosis, nugget, bakso, dan masih tidak sedikit lagi makanan olahan yang dapat didapatkan dari kelinci. Bagian bulu dari kelinci pun dapat dipakai sebagai bahan guna industri tekstil yakni untuk menciptakan pakaian, boneka, tas, sepatu, dan masih tidak sedikit lagi. Kotorannya pun dapat dijadikan sebagai pupuk untuk tumbuhan dan air kencing dari fauna ini dapat digunakan sebagai pestisida. Jadi tidak sedikit sekali guna yang dapat dipungut dari fauna kelinci.

Daging dari fauna ini mempunyai nilai hemat yang bagus dipasaran. Peternak dari kelinci pun tidak terlalu tidak sedikit jika dibandingakan dengan ternak fauna herbivora lain laksana sapi, kambing, atau kerbau. Produsen makanan olahan dari daging kelinci pun belum tidak sedikit yang dilirik oleh semua pengusaha. Memilih budidaya kelinci hias, pedaging atau keduanya pun dapat mendapat  keuntungan berupa pelajaran jika dilaksanakan dengan tekun. Jadi untuk yang hendak merintis sebuah usaha, usaha ternak kelinci atau menggeluti usaha yang bersangkutan dengan fauna dapat menjadi pilihan untuk yang merasa bingung memilih jenis usaha.

Demikian keterangan dari mengenai Makanan Pokok Di Indonesia. Di samping itu, masih tidak sedikit juga makanan pokok di Indonesia yang belum tidak sedikit diketahui oleh tidak sedikit orang. Mohon maaf andai terdapat kelemahan dan kesalahan!

Semoga bermafaat! Terima Kasih!